Upaya Meningkatkan Keaktifan Peserta Didik Yang Diakibatkan Rendahnya Kemampuan Literasi dan Numerasi Menggunakan Model Pembelajaran Discovery Learning

Authors

  • Irgiano sulistiawan PROGRAM STUDI S1 PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS JAMBI
  • Diah Febianti JAMBI UNIVERSITY
  • Siti Aisha JAMBI UNIVERSITY
  • Mifta Huljannah JAMBI UNIVERSITY

DOI:

https://doi.org/10.46799/adv.v1i5.88

Keywords:

Keaktifan, Peserta Didik, Literasi

Abstract

   Proses pembelajaran pada hakekatnya merupakan proses interaksi antara guru dengan siswa yang didalamnya berisi aktivitas peserta didik melalui berbagai interaksi dan pengalaman belajar yang dialami oleh keduanya. Keaktifan belajar siswa merupakan salah satu unsur dasar yang penting bagi keberhasilan proses pembelajaran. Keaktifan adalah kegiatan yang bersifat fisik maupun mental, yaitu berbuat dan berfikir sebagai suatu rangkaian yang tidak dapat dipisahkan (Sardiman, 2001:98). Pentingnya keaktifan siswa dalam pembelajaran menurut Mulyasa (2002:32), pembelajaran dikatakan berhasil dan berkualitas apabila seluruhnya atau setidak- tidaknya sebagian besar peserta didik terlibat secara aktif, baik fisik, mental maupun sosial dalam proses pembelajaran. Oemar Hamalik (2002:27), menyatakan bahwa dalam proses pendidikan di sekolah, tugas utama guru adalah mengajar sedangkan tugas utama setiap siswa adalah belajar. Belajar merupakan suatu proses, suatu kegiatan, dan bukan suatu hasil atau tujuan.  Berdasarkan penjelasan diatas maka dapat disimpulkan jika keaktifan peserta didik mempengaruhi hasil belajar,karena jika peserta didik akitf dalam mengikuti pembelajaran maka akan lebih mudah dalam memahami apa yang disampaiakan oleh guru.

Downloads

Published

2023-06-28

How to Cite

sulistiawan, I., Febianti, D. ., Aisha, S. ., & Huljannah, M. . (2023). Upaya Meningkatkan Keaktifan Peserta Didik Yang Diakibatkan Rendahnya Kemampuan Literasi dan Numerasi Menggunakan Model Pembelajaran Discovery Learning. Advances In Social Humanities Research, 1(5), 765–786. https://doi.org/10.46799/adv.v1i5.88