Criminal Aspects in the Alleged Seizure of Land Controlled by the Legal Entity of the Roman Catholic Church in Indonesia and In the Perspective of Gustav Radbruch's Legal Theory

Authors

  • Suhartoyo Gereja Katolik Keuskupan Surabaya
  • Widodo Universitas Wisnuwardhana Malang
  • Agus Pramono Universitas Wisnuwardhana Malang

DOI:

https://doi.org/10.46799/adv.v4i10.708

Keywords:

Legal Protection, Agrarian Assets, Catholic Church Legal Entity, Agrarian Criminal Offense, Law Number 1 of 2023, Routine Activity Theory

Abstract

Land encroachment threatens the continuity of religious services and social activities conducted by Roman Catholic Church legal entities in Indonesia. Although land certification provides legal evidence of land rights, boundary manipulation and unauthorized occupation may persist. This study examines the criminal aspects of such disputes and formulates an integrated legal protection framework informed by Gustav Radbruch’s values of legal certainty, justice, and utility. Prescriptive normative legal research was conducted using statutory and case approaches. Primary, secondary, and tertiary legal materials were collected through library research, systematically classified, and qualitatively analyzed using legal interpretation and juridical reasoning. The findings indicate that disputes involving church assets encompass interconnected civil, administrative, and criminal dimensions. Cases involving the Diocese of Surabaya demonstrate that land certification alone does not ensure the physical protection of church assets, while continued occupation after the expiration of contractual rights requires careful assessment against the constituent elements of applicable criminal offenses. The discussion emphasizes coordination among documentary verification, proportionate law enforcement, and the restoration of lawful possession, supported by situational crime prevention and institutional guardianship. The study concludes that effective legal protection requires the integration of administrative safeguards, preventive asset management, and criminal law enforcement where legally justified. Recommended measures include periodic asset audits, boundary verification, clear occupancy agreements, strengthened internal supervision, and initial dispute resolution through good-faith dialogue.

References

Adiya. (2025, August 21). Dugaan praktik mafia tanah di lahan gereja Katolik, ratusan massa unjuk rasa sampaikan tuntutan. Fokus Borneo. https://fokusborneo.com/daerah/2025/08/21/unjuk-rasa-damai-di-sebuku-umat-katolik-desak-pemerintah-tuntaskan-sengketa-lahan-gereja/

Agung, I. G. A. N. (2020). Penerapan positivisme hukum modern terhadap asas kepastian hukum dalam sertipikat hak milik atas tanah [Disertasi doktoral, Universitas Krisnadwipayana].

Al’anam, M. (2025). Teori keadilan perspektif Gustav Radbruch: Hubungan moral dan hukum. Jurnal Humaniora, 9(1), 119–133.

Budiono, T. S. A. (2025). Implementasi badan hukum keagamaan sebagai ahli waris dalam wasiat testamenter di Indonesia. Jurnal Hukum Politik dan Kekuasaan, 5(2).

Chiweshe, M. K., Karuma, P. G., & Bhatasara, S. (2026). Chinese extractivism, land dispossession, and displacements in Zimbabwe. Cogent Social Sciences, 12(1), Article 2664898. https://doi.org/10.1080/23311886.2026.2664898

Fokus Borneo. (2025, August 21). Unjuk rasa damai di Sebuku, umat Katolik desak pemerintah tuntaskan sengketa lahan gereja. https://fokusborneo.com/daerah/2025/08/21/unjuk-rasa-damai-di-sebuku-umat-katolik-desak-pemerintah-tuntaskan-sengketa-lahan-gereja/

Hasibuan, M., Sumiadi, S., & Sastro, M. (2024). Perbandingan ketentuan asas legalitas dalam KUHP lama Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 dan KUHP baru Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Malikussaleh, 7(3).

Hiariej, E. O. S., & Santoso, T. (2025). Anotasi KUHP nasional. Rajawali Pers.

Karli, K. (2014). Tindak pidana memakai tanah tanpa ijin yang berhak atau kuasanya menurut Undang-Undang No. 51/Prp/1960 Pasal 6 ayat 1 dihubungkan dengan Putusan Nomor 349/Pid.C/2007/PN Indramayu (Studi kasus terdakwa Rajab bin Harun) [Karya ilmiah, Sekolah Tinggi Ilmu Hukum IBLAM].

Keuskupan Surabaya, & Rusiartoro, A. (1999). Surat perjanjian peminjaman hak dan penggunaan tanah aset Keuskupan Surabaya (Kompleks SMA Katolik Santo Vincentius a Paulo/Seminari Garum) [Dokumen perjanjian, 15 Januari 1999].

Kusnianto, H. (2024). Akibat hukum pelaku penyerobotan tanah dalam aspek hukum pidana Indonesia. LEGALITAS: Jurnal Ilmiah Ilmu Hukum, 9(1), 113–118.

Mahkamah Agung Republik Indonesia. (2020). Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor 1290 K/Pid/2020 (Perkara kasasi pidana atas nama Terdakwa Tony Setiabudi, diputus 10 Desember 2020).

Majid, A. (2025). Tindak pidana dalam sengketa pertanahan: Analisis yuridis berdasarkan perspektif hukum agraria. Jurnal Sosial dan Komunikasi (JSC) Terekam Jejak, 1(1), 19–21.

Marzuki, P. M. (2005). Penelitian hukum (Cet. 2). Kencana.

Pengadilan Negeri Surabaya. (2019). Putusan Pengadilan Negeri Surabaya Nomor 2345/Pid.B/2018/PN Sby (Perkara pidana atas nama Terdakwa Tony Setiabudi, diputus 14 Maret 2019, diucapkan 20 Maret 2019).

Pengadilan Tata Usaha Negara Surabaya. (2023). Putusan Pengadilan Tata Usaha Negara Surabaya Nomor 235/G/2022/PTUN.SBY (Sengketa tata usaha negara antara PT Kereta Api Indonesia (Persero) dan Kepala Kantor Pertanahan Kota Surabaya I serta Keuskupan Surabaya sebagai Tergugat II Intervensi, diputus 15 Juni 2023).

Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara Surabaya. (2023). Putusan Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara Surabaya Nomor 124/B/2023/PT.TUN.SBY (Perkara banding tata usaha negara antara PT Kereta Api Indonesia (Persero) dan Kepala Kantor Pertanahan Kota Surabaya I serta Keuskupan Surabaya, diputus 5 September 2023).

Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2021 tentang Hak Pengelolaan, Hak atas Tanah, Satuan Rumah Susun, dan Pendaftaran Tanah. (2021). Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2021 Nomor 28, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 6630.

Priyatno, D., Kamilah, A., & Mulyana, A. (2023). Corporate crimes in seizing land rights through intimidation and criminalization. Cogent Social Sciences, 9(1), Article 2187739. https://doi.org/10.1080/23311886.2023.2187739

Putut, D. (2025). Surat pernyataan sengketa tanah Stasi Santo Paulus Parang, Kabupaten Blitar [Surat pernyataan Ketua Pengurus Gereja Stasi Santo Paulus Parang, 21 Agustus 2025].

Ramelan, V. R. (2018). Tinjauan yuridis atas kepastian bentuk badan hukum bagi gereja-gereja di Indonesia dikaitkan dengan pemenuhan hak-hak gereja berdasarkan peraturan perundang-undangan di Indonesia [Tesis, Universitas Kristen Maranatha].

Rizki, R. D., & Sutrisno, S. (2025). Implementasi penegakan hukum dalam tindak pidana yang dilakukan oleh mafia tanah di Jawa Timur. Hukum dan Masyarakat Madani, 15(1), 75–87.

Salettia, D. V., Daria, D., & Pangalila, T. (2025). Status hukum Keputusan Menteri No. 21/2024 dan peran notaris–pejabat akta tanah dalam pengalihan hak tanah untuk entitas Gereja Katolik. Nomos: Jurnal Penelitian Ilmu Hukum, 5(4), 929–943. https://doi.org/10.56393/nomos.v5i4.3812

Sianipar, M. S. (2025). Konsep pertanggungjawaban pidana. JUSTITIA: Jurnal Ilmu Hukum dan Humaniora, 8(1), 77–78.

Sukananda, S. (2021). Analisis hukum bentuk penanggulangan tindak pidana penyerobotan tanah di Indonesia. Jurnal Hukum Pidana dan Kriminologi Indonesia (IJCLC), 2(3), 167.

Suwitra, I. M. (2014). Penguasaan hak atas tanah dan masalahnya. Jurnal IUS, 2(6), 447.

Suyadi, Y. (2023). Tindak pidana pelayanan pertanahan & pengadaan tanah untuk pembangunan kepentingan umum. Sinar Grafika.

Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana. (2023). Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2023 Nomor 1, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 6842.

Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1960 tentang Peraturan Dasar Pokok-Pokok Agraria. (1960). Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1960 Nomor 104, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 2043.

Widiarty, W. S. (2024). Buku ajar metode penelitian hukum. Publika Media Global.

Widodo. (2020a). Aplikasi metode penelitian hukum-doktrinal dan politik hukum Indonesia. Aswaja Pressindo.

Widodo. (2020b). Konstruksi dan aplikasi metode kontemporer dalam penelitian hukum: Kombinasi analisis doktrinal dan non-doktrinal. Aswaja Pressindo.

Downloads

Published

2026-10-12

How to Cite

Suhartoyo, Widodo, & Pramono, A. . (2026). Criminal Aspects in the Alleged Seizure of Land Controlled by the Legal Entity of the Roman Catholic Church in Indonesia and In the Perspective of Gustav Radbruch’s Legal Theory. Advances In Social Humanities Research, 4(10), 1505–1515. https://doi.org/10.46799/adv.v4i10.708