PANCASILA SEBAGAI CAHAYA DALAM KEBHINEKAAN DI INDONESIA

Authors

  • Nena Siti M Universitas Siliwangi, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat
  • Raisya Nurfajria Universitas Siliwangi, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat
  • Syifa Salma Universitas Siliwangi, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat
  • Inggit Zihan M Prodi Ekonomi Pembangunan,Fakultas Ekonomi Bisnis,Universitas Siliwangi

DOI:

https://doi.org/10.46799/adv.v1i5.62

Keywords:

Pancasila, Cahaya, Kebhinekaan

Abstract

Pancasila adalah kata yang terlihat sederhana namun sebenarnya memiliki makna yang sangat dalam. Panca sendiri berarti Lima, sedangkan Sila berarti dasar atau yang sering kita kenal sebagai lima prinsip dasar Negara. Filosofi Bhinneka Tunggal Ika di Negeriku menjadi cahaya pancaran bagi keberagaman yang ada di Indonesia. jutaan bahkan ribuan perbedaan bersatu dalam satu bingkai Bhineka Tunggal Ika, Pancasila diciptakan tidak hanya untuk menjadi semboyan nasional, bukan hanya gambar rajawali, tetapi diciptakan dengan penuh pertimbangan, penuh pengorbanan darah dan keringat untuk menjadi satu kesatuan dalam perumusan Pancasila, Ada banyak makna dan harapan yang terkandung dalam sebuah Pancasila, baik tersirat maupun eksplisit. Burung Garuda lambang Pancasila memiliki makna yang sangat dalam, di setiap bagiannya terdapat filosofi yang sangat Indonesia-sentris dimana sayap burung Garuda memiliki 17 bulu, 8 bulu di ekor burung, 19 helai di leher burung Garuda dan 45 bulu di bagian bawah

Downloads

Published

2023-06-02

How to Cite

Siti M, N. ., Nurfajria, R., Salma, S., & Zihan M, I. . (2023). PANCASILA SEBAGAI CAHAYA DALAM KEBHINEKAAN DI INDONESIA. Advances In Social Humanities Research, 1(5), 538–543. https://doi.org/10.46799/adv.v1i5.62